Refleksi Saya Mengisi Sesi Personal Image di Event Eksklusif Rising Star HERBAMOUR 2026
Saya merasa sangat terhormat dapat menjadi bagian dari Rising Star 2026, sebuah event eksklusif yang diselenggarakan oleh HERBAMOUR Skincare (Lamour Skincare) di Ballroom Grand Mercure Malang pada 10 Januari 2026. Acara ini bukan sekadar perayaan pencapaian, tetapi juga ruang berbagi ilmu, inspirasi, dan pertumbuhan bersama keluarga besar HERBAMOUR.

“RISING STAR” adalah event eksklusif yang didedikasikan untuk merayakan pencapaian, berbagi ilmu, dan menikmati malam penuh kemewahan bersama keluarga besar HERBAMOUR Skincare. Dalam suasana yang hangat dan elegan, saya mendapat kesempatan untuk mengisi sesi tentang personal image, topik yang selama lebih dari satu dekade menjadi fokus utama perjalanan profesional saya di Perfection.
Mengapa Personal Image Selalu Relevan
Dalam sesi bertajuk “Jadilah Bersinar dengan Warna Terbaikmu”, saya mengajak para peserta untuk memahami bahwa personal image bukan sekadar soal penampilan, melainkan tentang pesan yang kita sampaikan kepada dunia. Kesan pertama terbentuk sangat cepat—bahkan dalam hitungan detik—dan sering kali menentukan persepsi orang lain terhadap kompetensi, profesionalisme, hingga tingkat kepercayaan kita.
Saya sering menemui banyak individu yang merasa sudah berpakaian rapi dan berdandan, tetapi tetap terlihat kurang segar atau tidak percaya diri. Dari pengalaman saya sebagai Personal Image Consultant, hal ini biasanya bukan disebabkan oleh kurangnya usaha, melainkan karena belum memahami apa yang benar-benar cocok dan selaras dengan dirinya sendiri.
Personal Color Analysis sebagai Fondasi Citra Diri
Dalam sesi Rising Star, saya memperkenalkan kembali konsep Personal Color Analysis, yaitu metode untuk mengenali warna-warna yang paling harmonis dengan pewarnaan alami kulit, rambut, serta karakter kepribadian seseorang. Ketika warna yang kita gunakan selaras, wajah terlihat lebih bersih, sehat, dan bersinar secara natural.
Saya juga berbagi realita yang sering terjadi dalam dunia fashion dan beauty: banyak orang menghabiskan biaya besar untuk pakaian dan kosmetik, namun hanya sebagian kecil yang benar-benar terpakai secara optimal. Hal ini biasanya terjadi karena belum mengenal personal color dan personal style yang tepat.
Dengan memahami personal color, seseorang tidak hanya tampil lebih percaya diri, tetapi juga menjadi lebih bijak dalam berbelanja dan membangun citra diri yang konsisten.
Tiga Langkah Membangun Personal Image yang Tepat
Dalam sesi tersebut, saya memaparkan tiga langkah utama yang selalu saya gunakan dalam proses konsultasi personal image di Perfection.
Langkah pertama adalah mengenali undertone kulit, apakah warm, cool, atau neutral. Langkah kedua adalah menentukan season color—spring, summer, autumn, atau winter—yang menjadi panduan utama dalam memilih warna pakaian, hijab, dan makeup. Langkah ketiga adalah memahami intensity color, yaitu tingkat ketajaman atau kelembutan warna yang paling sesuai dengan karakter dan kepribadian individu.
Para peserta Rising Star juga saya ajak untuk melihat langsung bagaimana penerapan personal color dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari busana profesional, tampilan kasual, makeup, hingga pemilihan aksesori dan perhiasan. Kami membahas teknik mix and match warna, kombinasi monokromatik, analogus, hingga komplementer agar tampilan tetap seimbang dan berkelas.
Warna, Psikologi, dan Personal Branding
Salah satu bagian yang paling saya tekankan adalah hubungan antara warna, psikologi, dan personal branding. Warna bukan sekadar estetika, tetapi bentuk komunikasi non-verbal yang sangat kuat. Apa yang kita pilih untuk ditampilkan akan membentuk persepsi orang lain tentang siapa diri kita, bahkan sebelum kita berbicara.
Saya selalu percaya bahwa personal image yang tepat bukan tentang menjadi orang lain, melainkan tentang menjadi versi terbaik dari diri sendiri. Inilah yang ingin saya sampaikan kepada para peserta Rising Star—bahwa setiap individu memiliki keunikan, dan tugas kita adalah menampilkannya dengan cara yang tepat dan autentik.
Makna Rising Star bagi Saya
Bagi saya pribadi, Rising Star bukan hanya event eksklusif, tetapi juga representasi dari semangat bertumbuh bersama. Melihat antusiasme para peserta HERBAMOUR, mendengar cerita mereka, dan menyaksikan momen “aha” ketika mereka mulai memahami personal image-nya sendiri adalah pengalaman yang sangat berharga.
Saya bersyukur dapat berbagi insight dan pengalaman di acara ini, serta menjadi bagian dari perjalanan para peserta untuk tampil lebih percaya diri, profesional, dan siap bersinar di bidangnya masing-masing.
Melalui sesi di Rising Star 2026, saya kembali diingatkan bahwa personal image adalah investasi jangka panjang—bukan hanya untuk penampilan, tetapi untuk kepercayaan diri, kredibilitas, dan masa depan kita.
